Life is Like Stand Up Comedy

kemarin (lebih tepatnya minggu lalu) aku mengikutin talkshownya raditya dika, sebenernya temanya itu masalah tulis menulis, tapi kok malah lebih banyak bahas ke stand up comedy.
makaya aku nulis artikel ini, aku mo nguji materi yang udah diberikan Radith pas talkshow kemaren itu.

so, komedi itu beda sama ngelawak. kalo ngelawak itu berarti menceritakan suatu hal yang lucu, kalo komedi itu menceritakan suatu hal secara lucu. so, stand up comedy itu bukan ngelawak namanya, karena itu menceritakan hal yang biasa-biasa aja tapi disajikan secara lucu.
ada dua tipe komedi yang sering digunakan:
1. Komedi Observasional: komedi yang didasarkan dari hasil pengamatan diri sendiri. Bisa aja berupa keresahan-keresahan yang kamu alami.

Nah, dari itu bisa jadi bahan komedi yang bagus.

2. Komedi Situasional: komedi yang didasari dari pengalaman pribadi. Bisa aja berupa pengalaman kamu dikejar-kejar banci malioboro sampai kamu manjat pager gedung DPRD DIY (sorry curcol).

kalo komedi yang ini agak susah emang, soalnya kita musti punya pengalaman yang sampai bikin ngakak bantal-bantal (kasihan si bantal ga pernah disebut). Continue reading “Life is Like Stand Up Comedy”