Gerakan #EmansipasiPria

hm… harusnya posting ini terbit pas hari kartini kemaren ya? Berhubung detik-detik menjelang UN ya gajadi deh. Tapi aku posting sekarang gak masalah kan, toh masih bulan April juga.

Oke, kalo ngomongin hari kartini. Kartini kan pelopornya Emansipasi Wanita tuh, beliau yang menyamakan derajat pria dengan wanita. Tapi ternyata itu berdampak buruk bagi kaum pria.

Sejak ada emansipasi wanita, kita jadi merasa terzalimi (cielah bahasanya). ada diskriminasi gender diantara kita, contoh simpelnya aja nih. kenapa musti cowok yang nembak duluan? katanya udah emansipasi? cewek nembak kan bisa juga.

ada juga contoh diskriminasi yang lain: Continue reading “Gerakan #EmansipasiPria”

Life is Like Stand Up Comedy

kemarin (lebih tepatnya minggu lalu) aku mengikutin talkshownya raditya dika, sebenernya temanya itu masalah tulis menulis, tapi kok malah lebih banyak bahas ke stand up comedy.
makaya aku nulis artikel ini, aku mo nguji materi yang udah diberikan Radith pas talkshow kemaren itu.

so, komedi itu beda sama ngelawak. kalo ngelawak itu berarti menceritakan suatu hal yang lucu, kalo komedi itu menceritakan suatu hal secara lucu. so, stand up comedy itu bukan ngelawak namanya, karena itu menceritakan hal yang biasa-biasa aja tapi disajikan secara lucu.
ada dua tipe komedi yang sering digunakan:
1. Komedi Observasional: komedi yang didasarkan dari hasil pengamatan diri sendiri. Bisa aja berupa keresahan-keresahan yang kamu alami.

Nah, dari itu bisa jadi bahan komedi yang bagus.

2. Komedi Situasional: komedi yang didasari dari pengalaman pribadi. Bisa aja berupa pengalaman kamu dikejar-kejar banci malioboro sampai kamu manjat pager gedung DPRD DIY (sorry curcol).

kalo komedi yang ini agak susah emang, soalnya kita musti punya pengalaman yang sampai bikin ngakak bantal-bantal (kasihan si bantal ga pernah disebut). Continue reading “Life is Like Stand Up Comedy”

Tanah yang ternodai

Apakah menurut kalian sampah yang menumpuk berbahaya? Jika kalian menjawab iya, berarti kalian telah lulus tes kesehatan (apa hubungannya?). Iya, sampah yang menumpuk memang sangat berbahaya. Selain dapat menimbulkan bibit penyakit, juga dapat menjadikan pencemaran tanah. Hal ini sangat berbahaya bagi lingkungan kita.

Aku pribadi pernah merasakan dampak pencemaran tanah, cerita dikit ni ya. Waktu itu aku masih duduk di kelas 7, dan kebetulan kelasku itu terletak di pojok paling belakang. Tiap hari selalu tercium bau-bau sampah (aku kira itu bau dari tempat sampah kelasku, ternyata tidak). Ternyata, di belakang sekolahku ada TPS (Tempat Pembuangan Sampah) punyaan desa Bumijo, dan ternyata sampah-sampah di sana jarang diangkuti sehingga menjadi menimbun dengan tanah. Akhirnya pihak sekolahku lapor ke pihak kelurahan, dan sekarang tiap pagi sampah-sampah disitu diangkut dengan bulldozer dan dua unit mobil sampah (abis banyak sekali sampahnya). Namun baunya tetap tidak hilang. Kenapa? Karena sampah-sampah itu sudah tertimbun dengan tanah. Itu lah salah satu dampak pencemaran tanah.Watch Full Movie Online Streaming Online and Download

Photobucket
Sampah yang menggunung (source: google.com)

Agar menghindari terjadinya hal tersebut, diberlakukannya program pemisahan sampah. Makanya ada tempat sampah yang berwarna-warni itu. Continue reading “Tanah yang ternodai”

Berakit-rakit ke hulu berenang-renang kesakitan…

Nah, jika kemarin aku membahas tentang pencemaran udara. Kali ini aku mau membahas tentang pencemaran air sungai. Jika kalian perhatikan, banyak sungai di sekitar kita yang tampilannya kurang layak atau lebih tepat disebut dengan kotor. Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa sungai-sungai itu kotor?
Jawabannya adalah sudah terlalu banyak sampah yang dibuang di sungai, banyak limbah pabrik dan banyak lagi.

Photobucket
hampir 100% dari permukaan sungai tertutup sampah, ngeri ya? (source: google.com)

Bisa kalian lihat dari gambar diatas, terlalu banyak sampah terbuang di sungai itu, jadi sungainya malah tidak kelihatan. Ngeri amat… Betapa kasihannya warga si hulu sungai itu, bukankah 75% dari tubuh kita memerlukan air? Tetapi kalau begini? Harusnya pemerintah lebih responsible terhadap hal ini. Dan peraturan “Dilarang membuang sampah di sungai” telah sukses dilanggar. Kenapa ya? Ya kenapa… Kenapa ya orang-orang ini pada ngebuang sampah atau limbah ke sungai? Apa mereka tidak tahu apa fungsinya tempat sampah? Kalau memang iya, ndeso banget mereka.A Dog’s Purpose 2017 movie download

Aku ada tips bagaimana agar kali code tidak bernasib seperti sungai diatas: Continue reading “Berakit-rakit ke hulu berenang-renang kesakitan…”